UNDERSTANDING FRANCIS OF ASSISI’SWAY OF LIFE: CONVERSSION and SELF-TRANSCENDENCE
DOI:
https://doi.org/10.61792/yjx7x803Keywords:
rahmat, pertobatan, transendensi diri, pengalaman rohani, spiritualitas, pembedaan roh (discernment)Abstract
Fransiskus Asisi adalah seorang tokoh spiritual yang amat berpengaruh. Banyak orang telah berusaha untuk mengerti cara hidupnya dari berbagai sudut pandang seperti kemiskinan, persaudaraan semesta, dialog, dll. Tulisan ini mencoba untuk mengerti Fransiskus Asisi berdasarkan gagasan pertobatan dan transendensi diri. Pertobatan dan transendensi diri hanya mungkin terjadi berkat karya rahmat Allah. Pengalaman perjumpaan pribadi dengan Allah yang penuh kerahiman, belas kasih, dan kebaikan mendorong Fransiskus Asisi untuk menghidupi kualitas-kualitas Allah itu dalam hidupnya. Proses pertobatan dan transendensi diri Fransiskus Asisi terjadi dalam pergumulan konkret hidup hariannya bersama Allah dalam doa. Dalam pergumulan dan perjumpaan itu, ia semakin mengenal kehendak Allah dan mau menjalani hidup berdasarkan kehendak Allah itu sendiri. Maka dalam seluruh proses pertobatan dan transendensi diri Fransiskus Asisi, discernment menjadi amat penting dan mendasar.





