UNDERSTANDING FRANCIS OF ASSISI’SWAY OF LIFE: CONVERSSION and SELF-TRANSCENDENCE

Authors

  • Wilhelmus Ireneus Gonsalit Saur STFT Fajar Timur Author

DOI:

https://doi.org/10.61792/yjx7x803

Keywords:

rahmat, pertobatan, transendensi diri, pengalaman rohani, spiritualitas, pembedaan roh (discernment)

Abstract

Fransiskus Asisi adalah seorang tokoh spiritual yang amat berpengaruh. Banyak orang telah berusaha untuk mengerti cara hidupnya dari berbagai sudut pandang seperti kemiskinan, persaudaraan semesta, dialog, dll. Tulisan ini mencoba untuk mengerti Fransiskus Asisi berdasarkan gagasan pertobatan dan transendensi diri. Pertobatan dan transendensi diri hanya mungkin terjadi berkat karya rahmat Allah. Pengalaman perjumpaan pribadi dengan Allah yang penuh kerahiman, belas kasih, dan kebaikan mendorong Fransiskus Asisi untuk menghidupi kualitas-kualitas Allah itu dalam hidupnya. Proses pertobatan dan transendensi diri Fransiskus Asisi terjadi dalam pergumulan konkret hidup hariannya bersama Allah dalam doa. Dalam pergumulan dan perjumpaan itu, ia semakin mengenal kehendak Allah dan mau menjalani hidup berdasarkan kehendak Allah itu sendiri. Maka dalam seluruh proses pertobatan dan transendensi diri Fransiskus Asisi, discernment menjadi amat penting dan mendasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Downloads

Published

2011-10-20

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.